![]() |
| Hanya dengan setengah siung bawang putih masuk angin lenyap tak bersisa, begini caranya |
Masuk angin adalah nama yang hanya di gunakan oleh masyarakat Indonesia. Umumnya saat tubuh merasakan beberapa gejala tertentu, utamanya tidak enak badan. Saat tubuh mengalami ini diangap bahwa dalam tubuh sedang mengalami banyak angin. Dan sebutan itu diangap tepat hingga kata ‘masuk angin’ terdengar tak asing di telinga kita. Namun dalam istilah medis kata itu sebenarnya tidak ada. Itulah yang dikatakan oleh Klikdokter.
Selain tidak ada dalam istilah medis, masyarakat luar juga tidak mengenal masuk angin bahasa inggris. Menurut Fimela, orang luar hanya menyebutnya dengan kata Catching a cold, ada juga yang akrab dengan kata unwell. Namun mereka (orang luar) lebih banyak menggunakan istilah dalam bahasa mereka. Tidak ada yang menyebut secara spesifik translate masuk angin.
Masuk angin gejala yang dirasa umumnya demam menggigil,
keringat dingin, kembung, sering buang gas (kentut), sering bersendawa, pilek, mual
dan muntah, nafsu makan menurun, sakit kepala, lemas, dan sebagainya. Gejalan
ini biasanya terjadi pada orang dewasa. Itulah yang ditulis Klikdokter dalam
lamannya.
Lebih lanjut dikatakan ciri-ciri berbeda ketika
kondisi ini tidak dialami oleh orang dewasa. Artinya kondisi masuk angin pada
anak ataupun masuk angin pada bayi memiliki gejala umum berbeda seperti kembung,
muntah dan mual, demam, batuk pilek, diare, dan anak jadi rewel.
Apabila kondisi seperti tertulis di atas sedang kita
alami, tidak perlu panik, kita bisa membeli obat masuk angin di apotik.
Dianjurkan oleh Hellosehat obat yang kita butuhkan adalah Paracetamol, bisa
juga decongestan, atau obat antihistamin. Tentunya penggunaan obat tersebut
sesuai petunjuk dokter.
Selain mengunakan obat, bagaimanakah cara mengatasi
masuk angin berat yang bisa kita lakukan? Cukup mudah sebenarnya, hanya saja
kita perlu membiasakan diri melakukan hal-hal yang dianjurkan oleh Health Kompas, yakni Perbanyak minum air putih,
cuku beristirahat, makan bergizi, memakai pakaian hangat, menjaga kebersihan
makanan, menjaga pikiran tetap positif, memanfaatkan ramuan herbal.
Yang paling
utama saat keadaan tersebut terjadi pada tubuh kita, kita harus mengambil
tindakan mengobati masuk angin. Caranya tentu sesuai selera masing-masing. Yang
banyak duit bisa saja berobat ke dokter seperti tertulis di atas, atau dengan
membeli obat khusus masuk angin yang banyak dijual di warung-warung. Bisa juga
menggunakan ramuan herbal, atau bahkan pakai cara tradisional yakni kerokan.
Di luar cara-cara tertulis di atas, penulis pernah
melakukan hal berbeda saat mengalami kondisi masuk angin seperti yang kami
tulis di artikel ini. dan alhamduliah ternyata cara ini berhasil. Tentu cara
ini tidak dianjurkan seratus persen untuk orang lain. Namun jika ingin mencoba
tak ada salahnya. Karena kondisi tubuh kami dengan orang lain berbeda. Bisa
saja ketika kami menggunakan ini sembuh namun ketika dicoba orang lain malah
menimbulkan efek yang tidak baik.
Namun ketika kami menggunakan ini, aman. Sebab
barang yang kami pakai seratus persen alami. Hanya saja sebagian orang mungkin
tidak akan tahan dengan aroma yang ditimbulkan. To the poin saja, benda herbal
yang kami pakai adalah bawang putih. Caranya adalah sebagai berikut:
- Ambil satu siung bawang putih mentah
- Potong jadi dua bagian
- Satu bagian potong-potong lagi menjadi ukuran lebih kecil
- Setelah itu, minumlah sebagian bawang putih yang sudah dipotong kecil menggunakan air putih seperti layaknya kita minum pil.
- Menggunakan air putih hangat juga bisa
- Sementara satu potong bagian yang lain bisa anda gunakan untuk keperluan berbeda, misalnya dipakai sebagai bumbu masakan.
Memang, ketika bawang putih yang kita minum posisi berada di dalam mulut, jika tidak terbiasa tentu tidak akan tahan. Namun beberapa saat kemudian kita mengalami cendawan dengan bau khas bawang putih yang baru saja kita minum. Beberapa saat kemudian perut yang awalnya terasa tidak nyaman berangsur membaik dan berubah jadi enak.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar