![]() |
| Trik simple dan jitu cara mengatasi dingin saat mandi yang tidak pernah ditulis di internet, sumber gambar freepik.com |
Mandi sudah menjadi aktifitas rutin semua orang minimal satu kali sehari. Tanpa melakukannya, terasa ada yang kurang. Selama manusia masih dalam batas sadar dan normal, dalam kondisi terpaksa pun (misal suhu dingin) tetap dijalani meski cuma di lakukan dalam hitungan detik. Beda cerita dengan orang yang memiliki gangguan jiwa.
Menurut wikipedia, mandi merupakan aktifitas mencuci tubuh menggunakan air dengan cara menyiramkan ke badan atau merendam badan di dalam sungai, danau, telaga, laut, kolam, atau bak mandi. Sementara untuk prakteknya sendiri tiap orang beda. Ada yang menggunakan air hangat, air dingin, pakai sabun, ada juga yang tidak.
Sedangkan manfaatnya bagi tubuh sebagai cara menghilangkan bau, debu, kotoran, dan sel-sel kulit yang sudah mati. Selain itu mandi juga sangat bermanfaat untuk memelihara kesehatan, menjaga kebersihan, serta mempertahankan penampilan agar tetap rapi. Usai mandi, badan merasa segar, bersih, dan santai.
Seiring perkembangan jaman, kata mandi tak hanya melulu soal menyiramkan air ke badan. Ada istilah-istilah baru yang muncul di tengah masyarakat, antara lain mandi bola, mandi sauna dan mandi madu. Mandi bola adalah bagian yang disukai anak dalam arena permainan. Mandi sauna merupakan istilah dalam perawatan dunia kecantikan (salon), dan kata mandi madu sepertinya mewakili ketika kita merasa memiliki kebahagiaan (maaf jika salah).
Selain tiga istilah kata di atas. Sebagai umat muslim kita mengenal kata mandi yang memiliki hukum dan tata cara tertentu saat menjalaninya, mandi junub adalah sebutan yang akrab di telinga kita. Mandi jenis ini oleh sebagian orang disebut dengan kata mandi janabah. Mandi janabah adalah mandi yang di khusukan bagi umat muslim ketika memiliki hadas.
Meski penyebutannya berbeda-beda, baik mandi junub, mandi janabah, mandi wajib maupun mandi besar, hakekatnya sama. Yakni mandi dengan membaca niat sebelum memulai. Niatnya adalah menghilangkan hadas. Bukan seperti mandi pada umunya yang terfokus pada menghilangkan keringat, kotoran maupun debu. Dalam pergaulan anak muda biasanya mandi ini disebut mandi basah.
Seperti sudah tertulis di atas, mandi besar disebut juga mandi junub, mandi junub adalah cara menghilangkan hadas Besar. Ada juga yang menyebutnya mandi wajib, mandi wajib merupakan cara bersuci dari hadas besar juga. Aktifitas ini adalah satu, namun penyebutannya yang berbeda. Sedangkan hadas besar, keterangan secara singkatnya adalah mandi bagi pasangan suami-isteri seusai melakukan hubungan. Bisa juga dilakukan orang dewasa ketika mengalami mimpi basah. Untuk bacaan niat mandi besar tidak kami cantumkan dalam tuisan ini. Silahkan cari artikel yang mengulas tentang agama islam.
Setelah kita mambahas soal mandi, uraian kali ini kami fokuskan pada cara mengatasi malas mandi. Hal ini tidaklah aneh. Ada alasan yang membuat seseorang menjadi malas mandi, biasanya berkaitan dengan kondisi suhu, musim ataupun tubuh. Contoh kecil ketika musim hujan suhu akan menjadi dingin, di saat itulah rasa malas muncul.
Lalu, bagaimana cara mengatasi dingin saat mandi? Jika di musim hujan anda mengalami hal ini. Ada cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya. Dalam lamannya #hipwee menulis ada 6 cara mengatasi dingin saat mandi. Sedangkan #genpi menyampaikan uraian yang lebih simple, yakni 4 cara mengatasi mandi air dingin.
- Pertama, bangun 30 menit sebelumnya
- Kedua, olahraga atau pemanasan
- Ketiga sarapan sebelum mandi
- Dan keempat minum air putih
Dalam artikel ini penulis akan membagikan trik cara menghilangkan rasa dingin pada tubuh ketika kita malas mandi di musim dingin. Cara ini boleh juga disebut dengan cara kebal dingin saat mandi. Yang coba penulis uraikan di sini merupakan pengalaman pribadi penulis. Banyak yang menyebut tempat tinggal penulis masuk daerah yang bersuhu dingin. Dan cara ini memang sering penulis lakukan.
Cara yang penulis lakukan bisa dibilang lebih simple dari yang disebutkan oleh media lain. Di atas ada yang menggunakan enam dan empat teknik. Namun penulis akan menjabarkan cukup dua trik saja. Bahkan jika tidak memungkinkan, Anda cukup menggunakan satu cara saja.
Pertama, sebelum mandi buatlah aktifitas kecil saat di kamar mandi, misal mencuci pakaian dalam. Lakukan ini tanpa anda mengenakan pakaian meskipun Anda belum menyiram air ke tubuh. Dan jika saat mandi Anda tidak memiliki bahan untuk dicuci, Anda bisa menggunakan cara yang kedua. Cara ini bisa juga disebut sebagai trik utama.
Kedua, ketika Anda mulai menyiram tubuh, lakukan dari bawah. Mulai dari menyiram lutut, lanjut dengan menyiram pangkal paha. Sampai di sini stop dulu. Kemudian lakukan menyiram pundak dan tangan kanan maupun kiri. Sampai sini berhenti lagi. Lanjut dengan mengusap wajah dengan air, mengusap wajah bagian samping dan telinga kanan-kiri, lanjut lagi mengusap leher bagian belakang dengan tangan basah.
Setelah kaki sampai pangkal paha basah, pundak dan tangan basah, wajah, telinga serta leher bagian belakang basah, selanjutnya Anda lakukan menyiram tubuh dengan air seperti biasa. Cara seperti ini sepertinya tidak tertulis sebagai aturan khusus baik di dunia kesehatan maupun kajian agama. Cara ini adalah cara yang biasa penulis lakukan saat mandi karena suhu di tempat tinggal penulis dalam kondisi tertentu bisa mancapai 20 derajat celcius. Jadi, tak perlu tanyakan dalil atau aturannya, cukup praktekkan jika dirasa bermanfaat.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar